FOKUS Masjid, Agar Suara Adzan itu Selalu Berkumandang di Bumi

” Lho, memang dananya sudah cukup, pak??  Kok masjid At-Taqwa sudah prosesi peletakan batu pertama?? ”

” Ya belum cukup dananya sih, pak. Jauh. Tapi, waktu itu panitia mencoba minta bantuan lembaga FOKUS masjid, Alhamdulillah, gak sampai 4 bulan, yaa inilah hasilnya. Masjid bisa mulai dibangun.  Semoga, bulan Ramadhan nanti, sudah bisa dipakai tarawih warga pak ”

” Maa syaa Allah. Alhamdulillah.  Lha, ngomong-ngomong lembaga FOKUS masjid itu apa?? ”

Itu sekilas obrolan disebuah grup Whats app sebuah komplek perumahan yang sudah dua tahun sejak dibangunnya komplek oleh pengembang, tapi belum memiliki masjid jamie sehingga warga harus berjalan beberapa ratus meter ke komplek perumahan sebelah untuk sholat berjamaah. Sedangkan untuk kegiatan TPA, ataupun peringatan hari besar Islam, mereka masih harus rela berkeliling dari rumah kerumah warga yang bersedia untuk dijadikan tempat acara. Sebelum akhirnya, panitia mengajukan proposal pengajuan bantuan pembangunan masjid kepada FOKUS masjid.

Lalu, apa sih, FOKUS masjid itu??

FOKUS Masjid adalah singkatan dari Forum Komunikasi dan Silaturahmi Masjid, yaitu sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang aktivitas utamanya adalah menjadi jembatan penghubung antara kelompok masyarakat yang dilingkungan sekitarnya sangat membutuhkan bangunan ibadah yaitu masjid dengan para donatur baik dari dalam maupun luar negeri.

FOKUS Masjid yang tadinya bernama sama dengan lembaga donatur yang menjadi mitra, sejak tahun 2012 berubah nama menjadi FOKUS Masjid seperti sekarang. 

Berdiri sejak tahun 2004, pasca bencana tsunami Aceh yang meluluhlantakkan ratusan masjid akibat gempa dan tsunami yang fenomenal itu.
Sebelumnya, FOKUS Masjid diketuai oleh DR Jamallulail Yunus, sebelum berganti kepemimpinan kepada Mohammad Romli,S.Pd.I tahun 2013 lalu.

Siapa sajakah lembaga donatur yang menjadi mitra FOKUS Masjid??

Sampai saat ini terdapat 6 lembaga Non Government Organization ( NGO) yang menjadi donatur tetap dan mitra FOKUS Masjid, yaitu Syariah Charity House ( SCH), Ishlah Bina Ummah,  Ikatan Dai Indonesia ( IKADI),  Al Amanah,  Ar Rohmah dan Baitus Syariqoh.

Lalu, siapakah yang boleh mengajukan permohonan bantuan dana untuk membangun masjid itu??

Siapapun boleh. Asal sudah memiliki tanah yang akan diwakafkan untuk pembangunan masjid, yang jelas status kewakafannya, juga memenuhi syarat-syarat dan ketentuan yang berlaku. Syarat dan ketentuan itu diantaranya adalah,

1. Jarak antara Masjid yang akan dibangun dengan masjid yang telah ada dilingkungan itu minimal 1 Km.
2. Jarak antara musholah yang akan dibangun dengan musholla yang sudah ada min 500 M.
3. Pembangunan dari awal atau nol ℅. Artinya bukan merupakan renovasi dari bangunan yang sudah ada
4. Panitia siap bekerjasama dan berkorban dari segi waktu dan materi selama pembangunan berlangsung.
5. Tanah tidak bermasalah, (pernyataan ahli waris atau ijin pengembang jika perumahan)
6. Akses untuk penggunaan masyarakat umum 24 jam
7. Bantuan yang dikeluarkan oleh FOKUS Masjid bukan berupa uang tunai, melainkan berupa bahan bangunan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pelaksana pembangunan FOKUS Masjid.
8. Tidak ada maqam atau kuburan.

Setelah syarat terpenuhi, panitia yang mengajukan mengirim data sebagai berikut, 

1. Nama Masjid/Musholla yang akan dibangun
2. Alamat lengkap lokasi pembangunan masjid / musholla
3. Nama panitia
4. Nomor telp
5. Ukuran lahan wakaf dalam M2
6. Luas bangunan masjid / musholla yang ingin di ajukan.

Kirim data melalui WA, Telegram atau telepon ke Mohammad Romli,  081513336985

Berapa lama yang dibutuhkan dari mulai proses pengajuan sampai pembangunan??

Tenggat waktu minimal dan maksimalnya tidak bisa dipastikan, mengingat saat begitu banyak proposal yang telah sampai kepada pengurus FOKUS masjid. Namun dari pengalaman yang sebelumnya, tak sampai 1 tahun biasanya telah dieksekusi.

Lembaga FOKUS masjid bukanlah lembaga yang memiliki dana tak terhingga untuk dengan mudah mengabulkan setiap proposal pengajuan yang disampaikan kepada pengurus. Layaknya sebuah lembaga sosial, FOKUS masjid tidak berorientasi pada keuntungan finansial sama sekali, tetapi murni karena gerakan nurani untuk membangun sebanyak-banyaknya tempat ibadah, rumah Allah swt agar suara adzan itu dapat selalu berkumandang diseluruh penjuru bumi.

#maks