Seni dalam Berdakwah

[credit: radiodakwah.co]

Dakwah merupakan pekerjaan yang mulia. Karena dakwah merupakan kewajiban para nabi dalam mengemban misinya untuk menyebarkan syariat Allah.

Oleh karena kemuliaannya itulah Allah memberi ganjaran yang besar bagi para pelaku dakwah.

Akan tetapi yang namanya  berdakwah untuk mengajak orang pada kebenaran diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Hal ini disebabkan jalan dakwah itu penuh onak dan duri. Ujiannya begitu besar karena tidak semua orang mau menerima seruan.

Oleh karena itu diperlukan strategi dan kecakapan dalam mengelola manusia sebagai obyek dakwah.

Hal utama dan yang paling menjadi sorotan terbuka pada diri seorang da’i adalah akhlaqnya. Karena akhlaq dapat dilihat dan dirasakan obyek dakwah.

Itulah kenapa yang menjadi landasan bahwa  Rosululloh SAW itu diutus di dunia ini untuk memperbaiki akhlaq.

Karena akhlaq merupakan daya tarik yang begitu kuat untuk orang itu percaya apa yang dikatakan seorang da’i.

Oleh karena itu seorang da’i harus pandai memilih kata ketika berucap dengan pilihan kata yang baik.

Karena itu merupakan bagian seni dalam berdakwah. Perkataan yang baik dan benar merupakan keharusan bagi seorang da’i.

Karena sekali saja seorang da’i berkata dusta, maka obyek dakwah tidak akan percaya dan sulit bagi da’i untuk meyakinkan mereka lagi.

Dakwah adalah seruan mengajak manusia agar kembali kepada syariat Allah sehingga tunduk hatinya dalam ketaatan kepadaNya.

Tugas da’i sebatas menyampaikan, perkara hidayah itu hak mutlak Allah. Mintalah kepada Allah kemudahan menyampaikan dengan penuh kasih sayang. Agar dakwah inipun mudah diterima mereka.

Ratih DH Putri
Cikarang 25012017