Baznas dan SPI Bekerja Sama Mencetak Da’i Cendekia

Selaku ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat, H. Arif Ramdani memberi sambutan pada kuliah pertama Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Moh. Natsir, Bandung, untuk Angkatan kedua. Acara yang sedianya dilaksanakan rutin di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat setiap pekannya nanti diawali pada Kamis (10/12). Dengan program utamanya yang berupa kursus singkat, perkuliahan SPI ini diikuti oleh peserta dengan berbagai latar belakang. Sebagian di antara mereka ada yang merupakan mahasiswa dari perguruan tinggi di sekitar Bandung dan ada pula masyarakat umum yang menyempatkan waktunya untuk mengikuti perkuliahan ini.

Kelahiran SPI dilatarbelakangi karena banyaknya pemikiran yang timbul di masyarakat dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Diawali dengan nama Sekolah Pemikiran Islam #IndonesiaTanpaJIL, nama ini akhirnya diubah menjadi hanya Sekolah Pemikiran Islam dengan tanpa menghilangkan esensinya. Selain hadir dengan format nama baru, kini SPI menggandeng pula Baznas untuk menyukseskan acara ini.

“Ketika diajak bekerja sama, kami langsung mau. Hal ini karena SPI sejalan dengan program kami untuk mencetak 1.000 Da’i dan Pemikir Islam,” ujar H. Arif Ramdani. Dengan kerja sama ini, program SPI dan Baznas dapat beriringan dan saling melengkapi. Selain mencetak Da’i cendekia, program ini juga diharapkan mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya ibadah zakat, baik zakat mal maupun zakat fitri.

“Kerja sama seperti ini bagus. Baznas sebagai penghimpun dana umat telah menunjukkan fungsinya yang sebenarnya. Hal ini mampu mengembalikan fungsi Baitul Mal pada jaman dahulu. Kerja sama ini juga menunjukkan keseriusan Baznas dalam membangun umat,” tutur Agus Eka Presetya, salah satu peserta SPI yang tengah berkuliah di jurusan Biologi ITB.
Ahmad Miftahul Anwar