Termahal

Beberapa hari ini. Kusaksikan beberapa ayah. Kata-katanya penuh kegalauan mendalam. Bukan lantaran tak punya uang ketika anak-anaknya merengek minta jajan.

Beberapa hari ini. Para pemimpin rumah tangga pulang dengan tanda tanya besar. Dag dig dug degup jantung berpacu dengan waktu.”Aku harus cepat sampai rumah!” Pinta para ayah dalam hati, sambil tancap gas.

Beberapa hari ini. Mereka sibuk bergegas tunaikan janji pada diri. Namun, apa yang terjadi? Laju kencang si kuda besi, tak membuatnya bangga meski sudah sampai rumah.

Beberapa hari ini. Sang ayah diliputi rasa bersalah yang mendalam. Sudah cepat-cepat pulang sampai rumah. Tapi, buah hati sudah terbuai mimpi malam. Oh…maafkan aku, nak.

Aku perhatikan beberapa kawanku, yang sudah menjadi ayah. Bertekad sepenuh hati. Bisa sampai rumah ketika sang buah hati masih segar-bugar, belum terlelap.

Dan, tadi malam kusaksikan. Para ayah penuhi janjinya. Ia bisa berjumpa dengan anak-anaknya. Masih dalam mata yang terbuka penuh ceria.

Nak, aku teman ayahmu. Dari sini aku berdoa. Agar kau dan ayah bisa saling memahami. Bahwa perjalanan cinta ayah pada anaknya adalah episode agung yang menggunung. Cintanya kokoh menghujam ke bumi.

Kulihat dari kata-katanya. Kini senyum para ayah mengembang lebar. Wahai para ayah (termasuk diriku).

“Orang mungkin mendengar kata – kata Anda, namun mereka merasakan sikap Anda.” – John C. Maxwell

Para ayah semoga kita bisa menyatukan #kata dan #sikap. Demi si buah hati #tercinta. Pertemuan dengan buah hati memang termahal. Tak semua ayah bisa bertemu dengan anak-anaknya tiap hari. Sebab, banyak terjadi di kota #metropolitan. Orang tua berangkat dan kembali dari #kerja, saat hari gelap. Berangkat #anakanak masih tidur. Pun, kembali mereka sudah tertidur.

Memang pertemuan kita dengan buah hati adalah pertemu termahal. Jika kita tak meluangkan waktu sejak dini. Anak-anak kita akan dimakan zamannya. Pastinya kita tidak mau anak-anak digilas zaman. Buah hati adalah anak #panah yang siap melesat. Moga kita menjadi pemanah atas kesuksesan anak-anak kita, melesat di dunia akhirat….#aamiin. 

Catatan akhir pekan dari Timur Jakarta, #KramatJati.

Sahabatmu,

Bang Joy