Tanggung Jawabku

Apalah arti segenggam rumput
Sekuntum bunga
Setetes embun
Sebait syair
Jika itu membuatmu
Sedikit tersenyum
Diantara kepahitan
Yang datang silih berganti

Asal jangan kau pinta
Sekeranjang padi
Dalam gerobak tuaku

Karena ini amanah para petani
Bibit untuk ditanam
Di sawah mereka

Karena ini tanggung jawab
Yang akan disidangkan
Di mahkamah ilahi

Asal jangan kau pinta
Sepasang roda reyot
Pembawa keranjang amanah

Karena bahuku tidak mampu memikul
Beban berat tanggung jawabku

Masih panjang jalan yang kutempuh
Ribuan kilometer harus kulalui
Untuk sampai kepada sawah sawah itu
Kepada para petani itu

Ku tak lagi punya banyak masa
Sekedar bercengkerama membawa ceria
Atau berhenti sejenak bercanda
Menghapus airmata duka
Selain waktu sempit yang tersisa

Ku mesti berjalan tertatih
Bertopang kaki yang mulai rapuh
Dalam langkah satu per satu

Kalau aku mampu
Memetik bintang
Meraih bulan
Atau menggapai matahari
Pasti aku berikan padamu
Agar senyum itu terus hadir
Sayang tangan tak sampai

Aku tak tahu mesti bilang apa
Selamat jalankah ?
Selamat tinggalkah ?
Seiring membawa keranjang masing masing ?
Atau kau titipkan keranjangmu
Dalam gerobak tuaku
Lalu kita dorong bersama sama ?

Duka atau gembira tidak ada beda
Karena aku mulai mati rasa
Menjalani taqdir tanpa gairah menyala
Hanya kepasrahan tak berjeda

Padi itu
Petani itu
Yang selalu di hatiku
Karena tanggung jawabku

Mohamad Atok