Sepucuk Surat Untuk Ayah Jokowi

[foto: harianterbit.com]

Assalamu’alaikum

Apakabar ayah Jokowi? Semoga ayah selalu baik-baik saja

Ayah, jika karena posisimu sebagai presiden membuat batas antara kita maka, izinkanlah kami memanggilmu dengan sebutan “Ayah” sehingga jarak tak akan membatasi kita.

Ayah, jika posisimu sebagai presiden membuat kami menjadi rakyatmu maka, izinkan kami memanggilmu “Ayah” sehingga kami bisa menjadi anakmu

Ayah, jika posisimu sebagai presiden membuatmu sibuk hingga tak sempat menengok kami, maka izinkanlah kami memanggilmu “Ayah” sehingga engkau lebih perhatian dengan kita

Ayah, jika posisimu sebagai presiden bisa menaikkan dolar demi kepentingan dunia, maka izinkan kami memanggilmu “Ayah” supaya engkau bisa menurunkan hujan demi kepentingan kami anak-anakmu

Ayah, jika posisimu sebagai presiden membuatmu takut akan asap maka, izinkan kami memanggilmu “Ayah” supaya ayah menjadi berani dengan asap karena ada kami anak-anakmu dalam lingkaran asap itu

Ayah, kami anak-anakmu yang di Sumatra membutuhkan perhatianmu,

Ayah dengarkan isi hati kami, kami sudah bebebrapa minggu tidak sekolah , kami sudah lama tidak bisa bermain diluar rumah, kami sudah lama tidak bisa melihat indahnya awan yang menaungi kami, dan tau kah engkau Ayah? Kami sudah lama tidak menghirup udara bersih. Ayah kami dengar di berita-berita bahwa stok oksigen di rumah kami sangat sedikit bahkan hampir sudah tidak ada lagi oksigen di rumah kami

Ayah, tolong bantu kami anak-anakmu.

Ayah kami bukanlah rakyatmu
Ayah kami adalah anak-anakmu yang kelak akan mengantarkanmu ke surgaNya.

Ayah, tolong baca surat ini ya dan jangan lupa datang kemari dengan membawa udara kehidupan bagi kami.

Salam hangat untuk Ayah  Jokowi

Dari kami anak-anakmu di Sumatra

#Yuli Chung Chung
1day1message