Episode Tukang Sampah dan Asap

Berkejaran dengan mentari
Sebelum ia semakin meninggi
Kini hangatnya mulai membelai
Tapi tak membuatku terkulai

Bersihkan sampah tiap hari
Sampah rumah tangga dan industri
Tapi aku tak bisa membersihkan seorang diri
Sampah masyarakat dan sampah negeri
Kian membumbung tinggi
Tapi, masih saja badut #politik sibuk bersolek diri

Bau menyengat sampah sudah makanan sehari-hari

Tapi bagaimana dengan saudara-saudara yang terkepung #asap tiap hari

Wahai pemimpin negeri
Jangan pergi
Kau dipilih untuk berbakti
Dari suara #rakyat yang hanya bisa gigit jari
Bingung masih adakah disini #pemimpin negeri?
Wahai dirimu yang masih diselimuti pencitraan
Sementara #Riau masih dibekap asap

Sahabatmu,

Bang Joy