SPI: Tauhidullaah Adalah yang Terbaik

Sabtu siang, 26 September 2015 kemarin, Sekolah Pemikiran Islam (SPI) bersama YISC Al-Azhar kembali menjalani rutinitas dwipekanannya. Tepat pukul 13.00 WIB, para peserta sudah berada di ruangan, meski cukup banyak juga yang ijin karena banyak yang mudik ke kampung halamannya untuk merayakan Hari Raya Idul Adha.

Kuliah SPI kali ini membahas materi “Konsep Tuhan” dan juga “Sekularisme dan Materialisme”. Materi pertama membahas konsep-konsep ketuhanan dalam berbagai agama yang ada di dunia ini, untuk kemudian diperbandingkan dengan konsep tauhid dalam Islam.

SPI tidak pernah membuat para peserta kecewa dengan kuliah yang diikuti, karena selalu menghadirkan pemateri yang bisa menggugah rasa penasaran sekaligus bangga mengikuti kegiatannya. Sabtu itu, SPI menghadirkan pemateri yang tak asing lagi, yaitu Ustadz Akmal Sjafril. Akmal menyampaikan materi dengan penuh semangat sekaligus tidak membosankan, sehingga banyak peserta yang mengacungkan tangannya tanda ingin bertanya saat sesi tanya jawab dibuka.

“Tentu saja konsep Tuhan ala Islam-lah yang terbaik dari konsep tuhan agama mana pun. Tidak ada yang bisa menandingi konsep tauhidullah,” ungkap Yudi, peserta SPI asal UIN Jakarta seusai kelas berakhir.

Para peserta SPI ke depannya diharapkan bisa membagi ilmunya pada masyarakat yang sangat rentan dicekoki doktrin liberal. “SPI ini mempunyai tujuan jelas. Peserta tidak akan bingung atau bimbang, atau galau, setelah mengikuti kelas. Sebaliknya, justru peserta akan yakin bahwa Islam-lah yang benar di antara semua agama yang lain,” tegas Ustadz Akmal dalam uraiannya.

Millatie Mustaqimah