Syamsul Falah: Budaya Bekasi Tidak Bisa Dipisahkan dari Islam

Syamsul Falah (Berpeci putih) dalam pengajian rutin Kumbesi

Ada yang istimewa pada pengajian rutin bulanan Kumbesi (Kumpulan Betawi Bekasi) kali ini,  karena hadirnya Syamsul Falah yang juga ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi, Minggu (20/09) di Kp.Siluman Rt 04/05,Ds. Mangunjaya,  kecamatan Tambun Selatan.

Dihadapan para peserta pengajian Syamsul Falah mengatakan bahwa budaya bekasi tidak bisa dipisahkan dengan tradisi dan Budaya Islam. Walaupun secara kultural Kebudayaan bekasi bersentuhan dengan budaya Hindu dan Budha.

“Saya berharap dengan Perkumpulan ini, mari kita bangun kesadaran besama, bukan hanya aspek jati diri tetapi lingkungan kita,” harap Syamsul.

Kehadiran Syamsul Falah juga diapresiasi oleh Supriyanto Sekjen Kumbesi.

“Belum ada pimpinan Bekasi yang peduli dengan Budaya. Kita juga berdo’a semoga kedepan kita punya pemimpin yang peduli pada kebudayaan,” Ungkap Sriyanto.

Pada kesempatan itu Sriyanto juga menjelaskan tentang Kumbesi.

“Kumbesi, sebagaimana visinya berjuang melalui budaya, maka organisasi ini harus berbeda dengan organisasi berbasis etnis lainnya. Jangan sampai cuma buat gagah-gagahan,” jelasnya.

Seperti diketahui Kumbesi adalah perkumpulan masyarakat Bekasi yang peduli terhadap pelestarian budaya betawi yang kian tergerus perkembangan zaman. (Holil)