Anak Usaha Sinarmas Ditetapkan Sebagai Salah Satu Pembakar Hutan

Satu perusahaan telah ditetapkan sebagai yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan. PT Bumi Mekar Hijau (BMH), anak perusahaan dari Sinarmas Grup yang berlokasi di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, dituduh telah melakukan pembakaran hutan yang menyebabkan bencana asap di Sumatera.

“Yang dibidik ada tiga, satu sudah ditetapkan tersangkanya. Dan dua perusahaan lain sudah ditingkatkan juga ke tahap penyidikan, keduanya di Sumsel juga,” terang Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Mabes Polri, Brigadir Jenderal Yazid Fanani.

PT Bumi Mekar Hijau (BMH) adalah perusahaan yang bergerak di bidang hutan tanaman industri (HTI). PT BMH saat ini juga digugat perdata oleh Kementerian LHK dengan total tuntutan ganti rugi dan biaya pemulihan lingkungan sebesar lebih dari Rp 7 triliun. Persidangan kasus perdata ini sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Palembang.

Dua perusahaan lain yang sedang disidik adalah PT Tempirai Palm Resource dan PT Waimusi Agro Indah. Tak dijelaskan secara terperinci identitas kedua perusahaan itu karena masih dalam tahap penyidikan. Namun kedua perusahaan itu juga berbasis di Sumatera Selatan.

‎Yazid memperingatkan bahwa Polisi pasti menindak perusahaan itu secara pidana. Sementara sanksi administrasi berupa pencabutan izin dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup. (zic)