BMM Gelar Pemeriksaan dan Penyuluhan THT Gratis di Bekasi

Dalam rangka pencegahan penyakit telinga, hidung dan tenggorokan (THT), Baitulmaal Muamalat (BMM) menyelenggarakan kegiatan pemeriksakan THT, Ahad (23/8/2015). Acara ini dilaksanakan di Jati Luhur, Jati Asih, Bekasi bersama 100 orang, dari peserta beasiswa dan warga di Jati Luhur. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penyakit THT yang sering terjadi pada kita khususnya anak-anak.

Seiring perkembangan zaman yang semakin pesat dan kurangnya perhatian terhadap hidup sehat bagi anak-anak menyebabkan mereka terserang berbagai penyakit THT. Hal ini dapat berdampak pada menurunnya aktifitas dan kreatifitas anak bahkan dapat mengganggu pertumbuhan bagi anak.

Menurut Salman, Koordinator Aksi Sehat Muamalat BMM, kondisi ini harus segera diatasi, mengingat biaya pelayanan kesehatan semakin mahal, sehingga tidak terjangkau bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Bagi anak-anak kurang mampu menjaga kesehatan THT sangat penting, karena jika mereka sakit, dapat mengganggu aktifitas mereka. Belum lagi biaya layanan kesehatan yang mahal,” ujar Salman di sela-sela acara.

Sebelum acara pemeriksaan dilakukan, terlebih dahulu mereka diberikan penyuluhan tentang kesehatan THT. Adalah dokter. Lian yang menyampaikan materi pentignya menjaga kesehatan THT. Menurut Lian, ketiga organ tersebut memiliki saluran yang sama. Oleh karenanya, ketika salah satu organ ada yang sakit, maka dapat mempengaruhi organ lainnya.

“Antara tenggorokan, hidung dan telinga mempunyai saluran yang sama dalam tubuh kita. Makanya kalau salah satunya sakit, yang lain akan terasa sakit juga,” ujar dokter sambil menunjukkan gambar saluran melalui slide yang diperlihatkan di depan peserta.

Dokter juga menambahkan agar supaya anak-anak menjaga kesehatan ketiga organ penting tersebut. Caranya, tidak hanya dikorek-korek dengan alat pembersih, tapi juga dibawa ke dokter. “Menjaga kesehatan telinga dan hidung, jangan hanya dikorek-korek saja, tapi harus dibawa ke dokter, karena khawatir alat dipakai buat membersihkan itu kotor. Jadi khawatir malah infeksi,” ujar dokter yang sudah bekerjasama dengan BMM sejak tahun 2011 itu.

Dokter juga berpesan agar anak-anak menjaga kesehatan THT. Jangan sampai salah jajan. Makan dan minum yang dapat mengakibatkan radang tenggorokan. “Inilah penyebab penyakit amandel,” tegas dokter sambil menunjukkan gambar di mana letak sakit amandel di tenggorokan.

Kepala Divisi Pemberdayaan dan Pendayagunaan BMM, Yayan Daryunanti turut hadir pada acara tersebut. Dalam sambutannya ia menyampaikan terima kasih kepada pejabat pemerintah yang hadir dan DKM yang menyediakan tempat untuk dijadikan lokasi acara. Yayan juga menyampaikan bahwa acara ini merupakan acara rutin BMM untuk penerima beasiswa.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk preventif bagi kesehatan anak-anak penerima beasiswa dan warga. Supaya terhindar dari penyakit THT,” ujar Yayan. Dia juga menambahkan, acara ini tidak hanya pemeriksaan THT tapi juga penyuluhan kesehatan dan pemberian paket gizi gratis bagi penerima beasiswa dan warga di Jati Luhur.