Termasuk Diskotik, Ini Jenis Hiburan yang Dibebaskan dari Pajak

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan melakukan terobosan yang mempermudah jalan rakyat Indonesia mendapatkan hiburan. Yaitu dikeluarkannya peraturan yang menghapus Pajak Penambahan Nilai untuk biaya menonton sejumlah jenis hiburan. Peraturan Menteri ini dikeluarkan saat masyarakat tengah kesusahan karena dikepung sejumlah kenaikan harga barang seperti harga daging sapi, daging ayam, cabai, dll.

Pemerintah menuangkan kebijakan itu dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 158/PMK.010/2015 tentang Kriteria Jasa Kesenian dan Hiburan yang Tidak Dikenai Pajak Pertambahan Nilai yang diterbitkan pada 13 Agustus 2015.

Terdapat delapan jenis tontonan hiburan yang tidak dikenai PPN sebagaimana tersurat dalam pasal 2 ayat 2. Termasuk diskotik dan bioskop. Tiket pertandingan olahraga juga tidak dikenai pajak yang besarnya 10 persen itu.

Dalam pasal 3, tertulis seperti berikut: “Peraturan Menteri ini mulai berlaku setelah 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal cliunclangkan.” Karena peraturan ini diundangkan pada 13 Agustus, artinya pada 12 September seharusnya harga tiket diskotik, bioskop, pertandingan olahraga, dll sudah turun harganya sebesar 10 persen.

Berikut ini jenis-jenis hiburan yang akan dibebaskan dari PPN seperti tertulis pada pasal 2 ayat 2 PMK itu:

1. Tontonan film

2. Tontonan pagelaran kesenian, tontonan pagelaran musik, pagelaran tari, pagelaran busana

3. Tontonan kontes kecantikan, kontes binaraga, kontes sejenisnya

4. Tontonan berupa pameran

5. Diskotik, karaoke, klab malam dan sejenisnya

6. Tontonan pertunjukan sirkus, pertunjukan akrobat, sulap

7. Tontonan pertandingan pacuan kuda, pertandingan kendaraan bermotor, permainan ketangkasan

8. Tontonan pertandingan olahraga