Pedagang Optimis Harga Daging Tak Ganggu Penjualan Hewan Kurban

Tingginya harga daging sapi tak menyurutkan para pedagang hewan kurban untuk berburu sapi ke berbagai daerah untuk menyiapkan stok menjelang Hari Raya Idul Adha. Termasuk Abdurokhman yang sedang mencari sapi hingga ke daerah Madura untuk dipasarkan ke daerah Jabodetabek mendekati Hari Raya Kurban.

Kepada kabarumat yang menghubunginya via BBM, Jumat (14 Agustus 2015), Abdurokhman menyatakan optimismenya akan penjualan hewan kurban tahun ini.

“Tren kenaikan harga daging sapi/kambing tidak berpengaruh pada penjualan hewan kurban. Karena penjualan hewan kurban didasari bukan untuk konsumsi tetapi lebih kepada motivasi ibadah tahunan dari calon pengkurban,” terangnya.

Namun penjual hewan kurban harus bersiap akan terjadinya pergeseran pasar.

“Tapi biasanya penurunan terjadi pada jenis marketnya saja, yaitu dari sistem market tradisional ke modern.”

Abdurokhman menerangkan, pemasaran tradisional maksudnya menjajakan hewan kurban di pinggir-pinggir jalan. Ini akan tergerus oleh penjualan sistem modern melalui online.

“Dua jenis sistem market ini tiap tahunnya selalu ada dinamika.”

Ditanya apakah harga daging akan turun menjelang Idul Adha, Abdurokhman menjawab justru malah akan menjadi makin mahal.

“Justru logikanya malah mahal karena kosentrasinya ke pasar kurban. Jadi pasokan untuk konsumsi akan menjadi langka,” pungkasnya.