Dulu Ditolak Soekarno, Kini Atlet Israel Diperbolehkan Berlaga di Indonesia

Misha Zilberman (26 tahun) tersenyum lega. Atlet bulu tangkis asal Israel itu akhirnya mendapat lampu hijau untuk masuk ke Indonesia dan berlaga di ajang Kejuaraan Dunia WBF setelah menunggu beberapa bulan. Ia sempat berada di Singapura selama dua pekan sambil menunggu permohonan visanya sejak enam bulan lalu.

Adalah Federasi Bulu Tangkis Dunia yang kemudian melakukan intervensi agar Zilberman dapat memperoleh visa ke Indonesia. Meskipun, Indonesia sama sekali tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Ibunya Zilberman adalah seorang atlet serta CEO Federasi Bulu Tangkis Dunia. Bersama ibunya, atlet yang mewakili Israel di Olimpiade London 2012 itu dijadwalkan terbang dari Singapura ke Jakarta senin kemarin.

Sekjen OCI, Gili Lustig menyambut gembira keputusan pemerintah Indonesia ini. Penundaan Visa telah mengganggu aktivitas latihan Zilberman. Tetapi yang penting kini atlet Israel telah berhasil masuk ke Indonesia.

“Namun, bagi kami, merupakan kemenangan besar bahwa dia akan berada di sana. Sekarang dia menjadi duta olahraga Israel,” ujar Lustig.

Keputusan pemerintahan Jokowi yang membolehkan atlet Israel berlaga di tanah air sangat berbeda dengan apa yang dilakukan Soekarno. Pada tahun 1962, Soekarno mengusir Israel dan Taiwan dari Asian Games yang berlangsung di Jakarta. Untuk Israel, Soekarno melakukannya karena solidaritas terhadap perjuangan Palestina.

Akibat kebijakan Soekarno ini Komite Olimpiade Internasional mengeluarkan Indonesia sebagai peserta di Olimpiade Tokyo.

Soekarno kemudian menjadi penggagas dibentuknya GANEFO (Games of the New Emerging Forces), pesta perhelatan olahraga bersama negara-negara berhaluan kiri lainnya. Namun pesta olahraga ini hanya berlangsung sekali akibat persoalan politik yang mengelilinginya.

Sumber tulisan: AP, Kompas, dan Merdeka.com