KPI Jatuhkan Sanksi Untuk Tayangan Kristenisasi Terselubung

Pengaduan masyarakat akan siaran televisi yang berbau kristenisasi terselubung baru-baru ini ditanggapi oleh KPI. Siaran berjudul “Gang Senggol” yang disiarkan MNC TV pada Sabtu (18 Juli 2015) pukul 01.19 WIB itu pun dianggap melakukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standard Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012 sehingga dijatuhkan sanksi administratif teguran tertulis.

Terdapat kurang lebih 200 pengaduan masyarakat yang menyatakan keberatan atas tayangan tersebut. Laporan ini dibawa ke Rapat Pleno KPI Pusat tanggal 27 Juli 2015. Dan hasil kajian yang dilakukan KPI, tayangan ini berpotensi menyesatkan masyarakat, terutama karena tayangan ini muncul pada momen hari raya Idul Fitri. Karenanya KPI memutuskan program ini melanggar Pasal 6 dan Pasal 9 Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) KPI 2012 serta Pasal 6 ayat (1) dan Pasal 9 ayat (2) Standar Program Siaran (SPS) KPI 2012.

KPI dalam laman resminya mengingatkan bahwa segala sesuatu yang terkai dengan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) adalah hal-hal yang sensitif dan harus dihormati. Tayangan Gang Senggol yang muncul pada hari raya umat Islam ini justru menunjukkan tidak adanya penghormatan terhadap nilai-nilai agama yang ada di tengah masyarakat. Untuk itu KPI meminta segera MNC TV melakukan evaluasi internal dan tidak melakukan kesalahan tersebut, sebagai wujud kontribusi televisi terhadap hadirnya kehidupan antar umat beragama yang harmonis.

Siaran “Gang Senggol” memuat cerita yang mengandung ajaran kristen, namun menampilkan pemeran yang berbusana muslim.  Siaran itu mengisahkan seorang yang berilmu sakti namun hidupnya tak merasakan kedamaian. Sebuah suara gaib menuntun sang tokoh utama untuk menghilangkan kesaktiannya, dan membaca sebuah buku yang ada di kamar ayahnya. Dalam buku tersebut memuat ajaran yang menuntun agar seseorang mengimani Isa Al Masih sebagai juru selamat.