Perhatikan Prosesnya

Barang siapa dapat
meninggalkan kebiasaan banyak
bicara akan diberi hikmah.

Barang
siapa dapat meninggalkan sikap jelalatan akan
diberikan kekhusyu’an hati.

Barang siapa dapat meninggalkan
kebiasaan banyak makan akan
diberikan kelezatan ibadah.

Barang siapa dapat meninggalkan
kebiasaan banyak tertawa akan
diberikan kharisma.

Barangsiapa dapat meninggalkan
kebiasaan banyak bercanda akan
diberikan kemuliaan.

Barangsiapa
dapat meninggalkan gandrung dunia
akan diberikan kecintaan akhirat.

Barangsiapa dapat meninggalkan
sibuk dengan aib orang lain akan
diberikan kemampuan untuk
memperbaiki aib dirinya.

Barangsiapa tidak sibuk
mempertanyakan hakikat
wujud Allah akan bebas dari sifat
munafiq.

Hafal?

Begini saja.
Jangan banyak omong, jaga mata, kendalikan nafsu makan, cobalah untuk serius dan tidak banyak tertawa, cobalah atur nafsu kebendaan, jangan sibuk menelisik aib orang lain, dan jangan repot dengan dzatNya.

Lalu bisa jadi apa?
Lalu dapat apa?
Lalu bisa bagaimana?

Sudahlah.!!!

Perhatikan proses.
Hasil adalah fungsi dari proses.
Dan sudah ada yang tak akan melupakan.
Sudah ada yang tak mungkin melalaikan.
Dan tak mungkin Dia mengabaikan.

Yaa rabbi lakal hamdu kamaa yambaghi li jalaali wajhika wa adziimi sulthanik.

Eko Novianto

image
Ilustrasi.