Juara Kompetisi Film Pendek Dokumenter NU Ditentukan Hari Ini

Ilustrasi: Film Sang Kiai, yang menceritakan kisah hidup pendiri NU

Menyambut Muktamar NU ke-33 yang sedianya dilaksanakan di Jombang pada 1-3 Agustus mendatang, panitia menyelenggarakan kompetisi film pendek dokumenter. Hadiah dengan total 45 juta rupiah menjadi pemikat warga NU untuk mengikuti lomba.

Setelah pendaftaran dibuka pada 10 Juli 2015 lalu, juri menetapkan 15 nominasi film sebagai kandidat juara pada 16 Juli 2015. Dan pada hari Kamis (23 Juli 2015) ini juri akan kembali bertemu untuk penentuan juara 1, 2, dan 3 di gedung PBNU.

Dewan Juri yang hadir yaitu Nurman Hakim, Bebi Hasibuan, Bowo Leksono, dan Hamzah Sahal. Sementara Aman Sugandi mengirim pilihannya melalui surat.

Berikut ini 15 nominasi film pendek dokumenter NU, sebagaimana dikutip dari laman resmi NU.

  1. Inoeng Silat (13′ 23″) karya Miftha Yuslukhalbi & Nadia Susera dari Nanggroe Aceh Darussalam
  2. Dalam Kenangan (5′ 12″) karya Canggih Setyawan dari Purbalingga, Jawa Tengah
  3. Al Ghorib: Sebuah Kisah tentang Kemungkinan yang Asing (29′ 10″) karya Vedy Santoso dari DI Yogyakarta
  4. Suluk Batik-Kitab (16′ 24″) karya Abdul Syukur & Dwi Rahmanto dari Bantul, DI Yogyakarta
  5. Selokan Mataram (30’) karya Setiyo Junaedi dari Sleman, DI Yogyakarta
  6. Tata Cara Tante Cora (12′ 48″) karya Muh. Alif Rasman dari Gowa, Sulawesi Selatan
  7. Kisah Nglurah: Potret Toleransi Umat Islam & Hindu Jawa (6′ 30″) karya Nugroho Adi Saputro dari Klaten, Jawa Tengah
  8. Teungku Rangkang (16’ 30”) karya Muhammad Akbar Rafsanjani & Muhajir dari Pidie, Nanggroe Aceh Darussalam
  9. Indah Itu Pesantren (7’) karya Prajanata Bagiananda Mulia dari Karanganyar
  10. Di Bumi Tuhan (22’ 41”) karya Taufan Latief Alimudin Akbar dari Lamongan, Jawa Timur
  11. Pustaka di Lembah Gunung Slamet (15’) karya Zandy Ivanda dari Purbalingga, Jawa Tengah
  12. Dalae (20’) karya Arziqi Mahlil & Munzir dari Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam
  13. Mableun (20’) karya Faisal Ilyas & Samsul dari Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam
  14. Pelangi di Tepian Samudera (20’) karya Mukhlas Syah Walad & Fuad Ridzqidari dari Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam
  15. Bulan Sabit di Kampung Naga (19’ 52”) karya M. Iskandar Tri Gunawan dari DI Yogyakarta.