GIDI Denda Rp 500 Ribu Warga yang Tak Mengecat Rumahnya dengan Bendera Israel

Banyaknya bendera Israel di Tolikara, Papua ternyata ada sebabnya. Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) mewajibkan seluruh warga Tolikara, termasuk yang muslim untuk mengecat rumahnya dengan lambang bendera negara Zionis tersebut. Jika tidak, warga akan didenda Rp 500.000.

“Kami didenda Rp 500 ribu jika tidak cat kios, itu kami punya kios,” kata seorang pedagang asal Bone, Agil Paweloi (34).

GIDI menjelaskan kepada warga bahwa instruksi pengecatan tersebut dalam rangka menyambut kedatangan pendeta dari Israel. Berdasarkan spanduk yang dipampang di halaman kantor Pusat GIDI di Jayapura, acara seminar KKR Internasional DIGI yang berlangsung pada 15 Juli-19 Juli di Kabupaten Tolikara dihadiri pendeta asal Israel, yakni Benjamin Berger.

Sebelumnya, Kamis (23/7) kemarin, saat konferensi pers Komite Umat untuk Tolikara (Komat), Hidayat Nur Wahid mempertanyakan tentang banyaknya bendera Israel di Tolikara. (Kabar Umat/republika)