Teroris

Adalah musuh utama Islam..
Tidak pernah dalam sejarah Islam membuat teror kepada ummat manusia.

Islam sebagaimana namanya adalah agama yang menjunjung tinggi kedamaian. Islam berarti damai.

Bacalah kontitusi tertulis pertama dunia, yang dibuat oleh Rasulullah di awal hijrah yaitu Piagam Madinah. Kontitusi yang sangat adil yang melindungi segenap warga masyarakat Madinah, baik muslim maupun non muslim, memberikan hak dan kewajiban bagi penduduk Madinah dengan adil. Hidup berdampingan saling menghormati, bebas menjalankan agama dan keyakinannya masing-masing. Terorislah yang mengacaukannya.

Pun, di Baitul Maqsis (wilayah palestina dan suriah) dalam kekuasaan Islam sebagaimana diketahui, berkat perjanjian yang ditandatangani oleh Khalifah Umar bin Khattab dan Uskup Sophronius menyusul jatuhnya Antioch, Damaskus, dan Yerusalem pada tahun 636 M, orang-orang Islam, Yahudi dan Nasrani hidup rukun dan damai di Suriah dan Palestina.

Mereka bebas dan aman menjalankan ajaran agama masing-masing di kota suci tersebut. 
Namun kerukunan yang telah berlangsung selama lebih 460 tahun itu kemudian porak-poranda akibat berbagai hasutan dan fitnah yang digembar-gemborkan oleh seorang patriarch bernama Ermite. Dia dan orang orang yang terhasut adalah teroris. 

Dan peperangan kembali terjadi  pertumpahan darah tak dapat dielakkan.

Islam sangat mencintai perdamaian dan sangat menghormati agama lain. Namun bila Islam diganggu, dimusuhi, ummat Islam lebih mencintai kehidupan akhirat yang kekal atau hidup damai dalam kemuliaan.

Namun, teroris selalu hadir. 
Dan kini, teroris coba disematkan hanya bila ummat Islam melakukan kesalahan. 
Sebuah upaya teroris yang sesungguhnya, agar kebencian ummat Islam dilampiaskan dengan cara cara mereka.

—-

Jadi, kita musti adil dan bijak.
Bila faktanya ummat Islam melakukan tendakan teror, maka dia layak disematkan padanya cap teroris. 
(Biasanya hanyalah oknum yang tidak mewakili Islam dan ummat Islam)

Bila faktanya ummat agama lain melakukan teror, maka padanya pantas kita sebut teroris.
(Dan saya yakin ini juga adalah oknum yang tidak mewakili agama dan ummat mereka)

Dan…. pemerintah dalam hal ini pihak berwajib haruslah melakukan tindakan yang sama dalam menegakkan hukum.

Densus bukan untuk menangkap ummat Islam, dia ada untuk teroris apapun agamanya.

Wallahu a’lam.

Agus Salim