Kucingpun Ikut Berbuka Puasa

Sore itu penjual pecel lele dan ayam goreng sudah dipenuhi oleh antrian para pembeli yang ingin 
mempersiapkan diri untuk hidangan buka puasa. 

Di akhir ramadhan hanya penjual pecel lele itulah yang tersisa  dari sekian banyak pedagang makanan yang berjualan di komplek perumahanku, sebagian  dari mereka telah pulang kampung atau mudik. 

Melihat antrian itu tidak menyurutkan keinginanku  untuk membeli pecel lele sebagai menu buka puasa. Kupikir-pikir dari pada pergi ke tempat jauh mencari pedagang makanan yang belum tentu ada karena sebagian sudah pulang kampung, akhirnya kuputuskan beli di tempat yang terdekat saja. 

Selepas maghrib aku mempersiapkan makanan yang telah dibeli yaitu ayam goreng plus sambel lalab, sebuah menu yang istimewa setelah istri dan anak-anak aku berangkatkan lebih awal  untuk mudik. Ayam goreng itu sungguh menggugah seleraku untuk menyantapnya. Sementara pintu depan aku buka lebar-lebar agar angin sepoi-sepoi masuk. 

Tapi rasanya ada yang kurang dengan menu ini, minumannya belum disiapkan enaknya, sih minum teh manis hangat. Segera aku kedapur untuk membuat minumannya. 

Setelah selesai dan kembali kedepan. Haaaah…….!, betapa kagetnya aku karena santapan istimewa itu raib entah kemana. Rasanya gak mungkin paha ayam goreng itu hidup lagi kemudian kabur,  lalu aku cari seputaran dalam rumah tapi juga tidak ada. Kemudian aku keluar rumah tapi suasana sangat sepi orang-orang semua sedang berbuka puasa,  lagi pula sebagian tetangga ku sudah pada mudik. 

Weleh…weleh…weleh….!, ternyata dipojok bawah pohon mangga sibelang kucing liar itu sedang asik berbuka puasa dengan paha ayam goreng seakan-akan dia berkata  seperti ipin-upin, “waaauuuw …..ayam goreng”. 

Lemas sudah aku dibuatnya, sementara dari kejauhan kulihat pedagang pecel lele itu sudah mematikankan lampunya dan berkemas-kemas untuk pulang. Kini menu istimewa itu tinggal lalab dan sambal, Alhamdulillah. 

Itulah kisah “pilu” buka puasa dengan sambel dan lalab pada ramadhan beberapa tahun yang lalu. Semoga tidak terulang lagi…he…he..he….., jadi pelajaran yang bisa dipetik adalah kalau mau makan tutup pintu dulu gitu loh.

By : SahabatBaik