Yu Nani

Negerinya Yu Nani adalah negeri kecil di Eropa. Penduduknya cuma kurang lebih 11 juta jiwa. Pendapatan perkapitanya sekitar $22.000 AS.

Dulu, negeri Yu Nani adalah bangsa besar. Sejak 2.200 tahun sebelum masehi, bangsa Minos sudah punya rancang bangun, seni, dan karya literasi yang maju.

Sekarang, negeri Yu Nani sedang jadi cerita. Negeri yang bangkrut. Default. Akumulasi pinjaman pemerintah mencapai 160% dari Gross Nasional Product. Negerinya Yu Nani diprediksi perlu waktu minimal 10 tahun untuk membayar utangnya, dengan catatan tanpa membangun apa pun. Sedih.

Selain krisis keuangan, perbankan, korupsi jadi penyakit bagi negerinya Yu Nani. Mark up harga dan pemborosan jadi hal yang jamak. Fakelaki. Amplop kecil jadi simbol korupsi di negaranya Yu Nani.

Negeri Yu Nani sudah melakukan sinering gaji pegawai, menaikkan pajak, dan memangkas anggaran militer.

Mungkin mirip dengan gegap gempitanya pembahasan tentang target pajak, penghapusan sanksi, kenaikan PTKP, tarif meterai yang akan naik, tax amnesty, sampai jatuhnya Herkules di negeri ini.

Dampak default negerinya Yu Nani pasti ada di negeri ini. Mungkin dimulai dari negara-negara di Eropa. Jerman mungkin antri.

Penyebab utamanya, penerimaan sedikit, anggaran bengkak, dan korupsi.

Secara psikologis, dunia sedang tercekam. Terpaku menatap layar. Menunggu-nunggu apakah akan benar-benar ada kisah tenteng negeri yang bangkrut di era ini?

Saya tidak tahu.

Eko Novianto