Saatnya Bersih-bersih

[foto: al-intima.com]

@Pesan Ramadhan
Dan Pakaianmu, Bersihkanlah… (QS Al Muddatstsir 74 : 4)
Rasulullah diseru untuk mengagungkan Allah. Saratnya, bersihkan dulu pakaianmu. Begitulah, jika kita hendak menghadap Allah (sholat) memang harus bersuci terlebih dahulu. Juga saat hendak menghadap Allah (kubur) juga harus disucikan terlebih dulu.

Dan Pakaianmu, Bersihkanlah …
Rasulullah diperintahkan untuk keluar menemui manusia. Saratnya, bersihkan dulu pakaianmu. Begitulah, jika hendak berinteraksi dengan manusia, kenakanlah pakaian yang bersih, rapi dan menutup aurat. Ajining diri saka lathi, Ajining raga saka busana (pribahasa jawa – red)

Dan Pakaianmu, Bersihkanlah …
Rasulullah diperintahkan untuk bangun dan memberi peringatan. Saratnya, bersihkan dulu pakaianmu. Bersihkan apa yang ada di hatimu, baru membersihkan hati orang lain. Begitulah, agar kita bisa memperbaiki orang lain, maka diri kita harus diperbaiki terlebih dahulu.

Dan Pakaianmu, Bersihkanlah …
Rasulullah diperintahkan untuk berdakwah. Saratnya, bersihkan dulu pakaianmu. Dakwahi dulu istri dan keluargamu, sebelum berdakwah kepada orang lain. Karena istri adalah pakaian bagi kita, dan kitapun pakaian baginya.

Dan Pakaianmu, Bersihkanlah …
Seringkali kita memperhatikan pakaian lahir dan penampilan fisik. Namun jarang kita memperhatikan pakaian batin, berupa iman, taqwa dan akhlak yang terpuji. Padahal pakaian taqwa, itulah yang lebih baik.

Dan Pakaianmu, Bersihkanlah …
Ramadhan adalah saat untuk bersih–bersih. Mari basuh dan bersihkan pakaian kita, hati kita, jiwa dan nurani kita. Agar kelak saat Syawal, kita layak mengenakan pakaian yang putih bersih. Pakaian lahir dan pakaian batin.

Dan Pakaianmu, Bersihkanlah …
Karena sesungguhnya Allah cinta kepada orang–orang yang bertaubat dan cinta kepada orang–orang yang membersihkan diri.

Eko Jun