Mengetuk Pintu Hati Ramadan

Kaukah itu?
Tukang becak
Preman
Presiden
Mentri
Anggota dpr
Rakyta jelata
Maupun rakyat bertahta

Semua datang berduyun
Mengetuk pintu hati ramadan
Sebelum mengetuk pintu
Ada yang mengaku dan datang dengan
Segudang dosa
Setumpuk rasa bersalah
Selautan penyesalan karena lalai
Segunung dusta pada Tuhan
Berjuta kesombongan yang menampar dada
Selaksa duka yang belum juga bertobat

Ramadan
Izinkan diri yang kotor ini
Tuk ketuk pintu hatimu
Duhai Ramadan
Dan, sekali lagi kumohon
Izinkan diri penuh noda ini
Masuk dalam keagunganmu Ramadan

Allah kasih dan cinta-Nya
Mendominasi tiap insani
Dan, aku perjaya pada-Mu

Kini sudah kuketuk pintu hatimu, Ramadan
Hatiku dan hatimu kuharap menyatu
Dan berjumpa pada jamuaan seribu malammu

Ramadan
Izinkan aku mengetuk pintu hatimu

Bang Joy