Mutaba’ah

Ketika kamu tahu kadar gula darah atau asam uratmu naik, kamu harus berpikir tentang gaya hidup sehat. Juga ketika kolesterol naik.

Ketika kamu tahu bahwa angka bolong shalat berjamaah di masjid naik, kamu harus berpikir tentang gaya hidup sehat. Juga ketika tak sampai 1 juz tilawahmu sehari.

Ketika kamu tahu bahwa sepekan ini banyak malam yang terlewat tanpa qiyamul lail, kamu harus berpikir tentang gaya hidup sehat. Juga ketika shalat subuhmu makin banyak di rumah pekan ini.

Ketika puasa sunnahmu sebulan ini tak sebagus bulan-bulan lalu, kamu harus berpikir tentang gaya hidup sehat. Juga ketika infaq bulananmu tak tertunaikan.

Ketika karyamu tak beranjak dari angka-angka yang itu-itu, kamu harus berpikir tentang gaya hidup sehat. Juga ketika wawasan, wacana, dan gagasanmu mulai usang.

Ketika mutaba’ah, ada pikiran tentang gaya hidup sehat. Juga gaya hidup shahih.

Kefahaman yang dalam, keteraturan yang disengaja, mutaba’ah, dan perbaikan yang berkelanjutan.

Mutaba’ah.
Atau terputus semua itu.

Eko Novianto