Diam

Kalau kau tampak seperti sedang membual, mungkin itu karena aku juga seorang pembual.

Aku tak suka kamu jadi pembual.

Kalau kau membesar-besarkan cerita-ceritamu, itu mungkin karena aku suka meremehkanmu.

Jika kamu meninggikan dirimu, itu karena aku suka merendahkanmu.

Ketika kamu memintaku kagum padamu, itu karena aku sering menghina martabatmu.

Kalau kau jadi kerap berbohong, mungkin itu karena aku memang sulit mengakui kehebatanmu.

Mungkin.

Mungkin tak cukup dengan diam.

 

Eko Novianto