Peran Kita

Mengapa terlalu mengeluhkan ketergesaan?
Mengapa menangisi kecerobohan?
Mengapa?

Tak perlu terlalu.

Sedang-sedang saja. Ada peran kita di sana.

Kita sudah memulai.
Mulai meremehkan kehati-hatian.
Mulai mengagungkan pencapaian, kuantum, lompatan, dan kecepatan.
Mulai tak malu untuk takjub pada setiap tumpukan harta.
Mulai tak sungkan untuk belajar cara untuk sukses secepat mungkin.
Mulai tak merasa bersalah jika tak mengindahkan etika.
Mulai membenarkan diri jika mulai bisa mengakali prosedur.
Mulai berfikir bahwa cuma kebenaran yang ada pada semua ini.
Mulai berpikir bahwa kesalahan itu cuma ada di sana, tak ada di sini.

Tak perlu terlalu meratap jika era ini serba sangat cepat,
lebih tak menghargai etika,
lebih tak menghiraukan kepantasan,
lebih menghinakan kehati-hatian,
lebih meremehkan kesabaran dan kesungguh-sungguhan,
lebih mengandalkan pencitraan,
lebih dekat dengan kepalsuan, dan lainnya.

Karena kita sudah memulai.

Eko Novianto