Nasi Goreng Cinta

“Assalamu’alaikum,…say, ada nasi goreng cinta menunggu di rumah” sebuah pesan Whatsapp romantis yang diterima seorang suami dari sang istri yang menunggu kepulangannya. Kata mesra yang membuat sang suami ingin segera tiba di rumah dengan sambutan mesra sang istri.

Cinta antara suami dan istri memang kadang seperti roda yang berputar. Ada kala kejenuhan melanda, ada kalanya saling bermarahan. Bahkan saling curiga, ketika rasa kepercayaan dan cinta itu hilang.

Cinta ibarat tanaman yang perlu dirawat dan dipelihara, diberi pupuk agar senantiasa tumbuh dan bersemi. Cinta sebesar apapun akan terkikis jika pasangan suami istri tidak mau bekerjasama merawat dan memelihara cinta serta memberikan taburan pupuk pupuk kemesraan.

Rasulullah mencontohkan bagaimana beliau merawat cinta dan selalu mengenang kehangatan, kemesraan ketika hidup bersama dengan khadijah sehingga membuat para istri yang lain cemburu.

Rasulullah bersabda, “Dari Abu Sa’id Al Khudry ra, “Sesungguhnya jika seorang lelaki memandang istrinya dan istri memandangnya, maka Allah memandang keduanya dengan pandangan rahmat. Jika dia memegang telapak tangan istrinya, maka dosa keduanya berjatuh dari sela-sela jari mereka berdua.”

Tak perlu ragu untuk bermesraan dan mengucapkan kata cinta antara suami dan istri, setiap kemesraan dalam Islam mendatangkan keuntungan dan penghapusan dosa. Dengan kata lain, tak ada alasan untuk bermesraan dengan pasangan sah anda, sebagaimana hadist diatas.

Usia pernikahan sudah cukup lama, umur sudah cukup tua, tapi cinta, kemesraan dan kasih sayang jangan terbawa pudar oleh waktu. Nasi goreng cinta hanyalah wasilah untuk memulai kemesraan antara suami dan istri yang mungkin bisa anda coba. Wallahu a’lam.

Sahabat Baik