Jari-Jari Pemberi Inspirasi

Jari-Jari…jariiii-jariiii!

Begitulah Pepeng menyapa dalam sebuah acara kuis di salah satu televisi swasta.

Sejak penyakit Multiple Sclerosis menyerangnya Juli 2005 silam, hari-harinya lebih banyak dihabiskan di kasur dan gua*.

Ada berbagai macam tulisan yang melukisan Pepeng adalah orang yang sangat baik.

Ini adalah salah satu mata air kebaikan, yang ingin saya tuliskan kembali setelah mendapat izin dari bunda Eno. Meski dalam komunikasi via grup wa yang terbatas. Jarinya tetap menginspirasi. Pepeng telah lulus dengan ujian sakitnya. Sebab, sakit bagi Pepeng adalah nasehat paling bijak.

Berikut percakapan almarhum di salah satu grup wa:

Eno : assalamu’alikum.wr.wb.

Abi Pepeng : waalaikumsalam.wr.wb

Eno : gimana kondisi kesehatan Abi hari ini?,eno dkk di group warga tarbiyah rindu Karena Allah dg ukhuwah dari abi.

Abi pepeng : kondisi saya alhamdulillah lebih baik Dari kemarin,walaupun saya masih harus istrirahat dalam Gua.*

Eno : Abi masuk lagi ya dalam group.biar hangatnya ukhuwah tsb akan tambah akrab lagi.

Abi pepeng : tersenyum&fadhol ukh.

Beliau masuk 2 kali di group dan keluar lagi…itu terakhir japri dengan beliau 😭😭😭😭

Almarhum selalu buat ceria saudara-saudara seiman dalam group, dengan canda guraunya.

Beliau pamit dari group karena harus bedrest total di Gua.

Beliau tidak pernah berkeluh kesah dalam group, yang dipikirkan beliau adalah membuat TV Islam bisa
berkembang tuk sarana dakwah.

Masih menurut bunda Eno. Ada satu yang paling berkesan di antara rangkaian tausiah dari almarhum Pepeng.

“Kita akan bertemu sampai Jannah-Nya.”

Pepeng, ketabahanmu kini berbuah surga. Kami banyak belajar darimu. Semoga kita bertemu dalam jannah-Nya, seperti pintamu, pintaku dan pinta kita…aamiin.

Jari-jari pemberi inspirasi, kini semakin berbahagia bersama ilahi.

Di tulis kembali oleh Bang Joy   

*Gua adalah penyebutan nama lain dari rumah sakit