Keutamaan Bulan Muharram

Ilustrasi: Masjid Al Azhar University, Kairo. Inset: Ust. Aep Saepulloh Darusmanwiati.

Bapak ibu, saudara saudari yang dirahmati Allah, Darul Ifta Mesir telah mengumumkan, bahwa tanggal 01 Muharram 1436 H atau tahun baru Islam, untuk wilayah Mesir, akan jatuh pada hari Sabtu, 25 Oktober 2014. Jadi, besok hari Jum’at, merupakan hari terakhir dari tahun 1435 H.

Selamat tahun baru, semoga kita semua selalu dalam lindungan dan ridho Allah, aamiin. Kullu ‘aam wa antum bi khair.

Bulan Muharram merupakan bulan sangat mulia. Ia merupakan satu dari empat bulan haram. Karena itu mari kita memperbanyak ibadah, baik sedekah, membaca al-Qur’an, berdzikir, berpuasa, shalat dan kebaikan-kebaikan lainnya.

Ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan:

1. Sepuluh hari pertama dari bulan Muharram adalah hari-hari yang sangat istimewa. Karena itu, jika memungkinkan perbanyak ibadah termasuk puasa.

2. Berapa lama saya boleh berpuasa pada bulan Muharram? Silahkan sebanyak mungkin, sekalipun satu bulan penuh. Para ulama berpendapat, sunnah hukumnya berpuasa sebanyak mungkin pada bulan Muharram ini. Di antara dalilnya adalah dalam hadits riwayat Imam Muslim, baginda Rasulullah saw bersabda: “Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan, adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharram”.

3. Dari satu bulan penuh Muharram itu, hari-hari yang paling istimewa adalah sepuluh hari pertamanya, yaitu tanggal 1-10 Muharram. Dari sepuluh hari pertama, yang paling utama adalah puasa tanggal 10 Muharram, yang disebut dengan puasa Asyura. Di antara keistimewaan puasa tanggal 10 Muharram (asyura) ini adalah dapat menghapus dosa setahun yang telah lalu (HR. Muslim).

4. Jadi, bagi yang memungkinkan, puasalah satu bulan penuh pada bulan Muharram ini. Hukumnya sunnat.
– Jika tidak bisa, puasa berapa hari saja sekemampuan kita.
– Hanya, utamakan dan usahakan berpuasa pada 10 hari pertamanya.
– Jika tidak bisa, usahakan berpuasa tiga hari, yaitu tanggal 09, 10 dan 11 Muharram nya.
– Jika tidak bisa juga, usahakan puasa tanggal 09 dan 10 Muharram, atau tanggal 10 dan 11 Muharram.
– Jika tidak bisa juga, jangan sampai tidak melakukan puasa pada tanggal 10 Muharram, yang disebut puasa Asyura, karena sebagaimana sabda Rasul, di antara keistimewaannya adalah menghapus dosa setahun yang telah lalu (HR. Muslim)

5. Untuk para suami, dianjurkan lebih memberikan kelapangan nafkah untuk keluarganya. Karena para ulama mengatakan, siapa yang memberikan kelapangan nafkah kepada keluarganya, pada hari-hari istimewa, termasuk pada 10 hari pertama bulan Muharram ini, maka ALlah akan lebih melapangkan rizkinya selama setahun penuh.

6. Perbanyak juga sedekah, khususnya kepada anak yatim. Karena apapun kebaikan yang dilakukan pada hari-hari yang istimewa pahalanya akan lebih istimewa dan luar biasa. Sebagian masyarakat Arab, khususnya di Kairo, sering menyebut bulan Muharram ini sebagai Hari Anak Yatim. Semoga kita termasuk yang mencintai dan menyayangi mereka.

Dalam al-Qur’an, Allah berwasiat kepada kita semua untuk berbuat baik kepada anak-anak yatim, kurang lebih dalam 10 surat al-Qur’an. Bahkan, dalam surat al-Ma’un, ALlah menyebutkan ciri pertama orang yang mendustakan agama adalah mereka yang tidak peduli, menghardik anak yatim.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari, dari Sahl bin Sa’d, baginda Rasulullah saw bersabda: “Aku dan orang yang menyantuni anak yatim kelak di surga akan dekat seperti ini”. Beliau kemudian berisyarat dengan dua jarinya: jari telunjuk dan jari tengah.

Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu mencintai dan menyayangi juga menyantuni anak-anak yatim, aamiin.

Demikian, semoga ALlah senantiasa mencurahkan rahmat dan ampunanNya juga ridhoNya untuk kita semua.
Hatur nuhun, dan jangan lupa tetap semangat.

Salam hormat dari Kairo
Kamis, 23 Oktober 2014
Aep Saepulloh Darusmanwiati