Jokowi, Prabowo, dan Keikhlasan Megawati

Silaturrahim Joko Widodo dan Prabowo Subianto. [foto: kompas.com]

Jumat pagi tadi, pertemuan yang dinanti banyak orang akhirnya terjadi. Dua orang yang bersaing sengit hingga membuat bangsa ini terbelah, Jokowi dan Prabowo bersua di Kertanegara, Kebayoran Baru. Lalu bagaimana kita menafsirkan perjumpaan singkat tersebut?

Saya melihat ada perubahan strategi Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Paska MK menolak gugatan KMP lalu diikuti dengan penolakan juga terhadap judicial review terhadap UU MD3 yang menguntungkan KMP, kebekuan politik semakin menjadi-jadi. Puncaknya saat KMP mempecundangi KIH dalam perebutan kursi pimpinan DPR dan MPR. Jika kita cermati, semua proses politik di atas hampir tidak melibatkan Jokowi. Sekali lagi saya katakan hampir, bukan berarti tidak ada sama sekali. Yang lebih berperan adalah PDIP yang dimotori Puan Maharani. Dan tentu saja semuanya dalam kendali Megawati.

Nah, menjelang pelantikan Jokowi sebagai presiden, peran mantan gubernur DKI Jakarta itu coba dimaksimalkan. Mega terlihat memberikan ruang lebih besar kepada Jokowi untuk bermanuver sendirian. Hasilnya: ia bertemu dengan Aburizal Bakrie dan puncaknya berjumpa Prabowo.

Dari sisi Prabowo, pertemuan ini seakan menjadi sebuah pesan kepada KIH, khususnya Megawati agar jangan mengintervensi Jokowi. Biarkan Jokowi sendiri menuntaskan komunikasi politik yang buntu. Singkatnya, Prabowo secara implisit ingin mengatakan jangam terus jadikan Jokowi sebagai boneka.

Dari sisi Jokowi, ini menunjukkan bahwa dirinya mampu mencairkan kebekuan politik yang terjadi. Jika diberi kepercayaan, ternyata ia bisa. Lebih dari itu, ini menunjukkan bahwa Jokowi bukanlah boneka. Jokowi is the real president!

Kita patut mengapresiasi Jokowi dan Prabowo yang telah membuang jauh ego dan dendam politik sehingga pertemuan bisa terjadi. Dan apresiasi khusus tentu saja akan kita berikan kepada Mega jika ikhlas melepaskan Jokowi dari bayang-bayangnya. Karena Jokowi bukanlah boneka atau petugas partai.  Bisakah Mbak Mega?

Erwyn Kurniawan
Pimred Kabarumat.com