Keajaiban Lalat

“Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu.” (QS. Al-Baqarah: 26)

Allah SWT memberi perumpamaan dari makhluknya yang paling sederhana pada zaman itu baik dari segi bentuk, manfaat dan bahayanya. Walau lalat kecil ini begitu sederhana dilihat manusia namun bahaya yang dimunculkannya amat sangat mematikan bahkan termasuk salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia.

Al-Qur`an juga mengisyaratkan akan adanya makhluq yang lebih kecil selain lalat yang saat itu belum ditemukan dan di abad ini telah ditemukan virus-virus kecil yang hanya mampu dilihat oleh alat pembesar. Penemuan virus-virus ini menandakan kebenaran ayat ini.

Beberapa jenis lalat dari 2000-3000 macam jenisnya, seperti lalat jenis botty bisa membuat sarang telur di tubuh manusia yang masih hidup, lalat juga jika hinggap disuatu tempat mampu memindahkan 125.000 kuman, seekor lalat jika makan dengan mulutnya yang lancip dan tajam akan mengeluarkan cairan beracun untuk melunakkan makanannya yang bisa juga menjadi sarana penularan penyakit

Penyakit-penyakit yang bisa disebabkan lalat adalah penyakit malaria, demam, dan yang paling parah adalah Encephalomeningitis dan Encephalomylitis sebuah penyakit mematikan yang menyerang sel-sel otak, dan setiap tahun ada sekitar 270 juta jiwa terkena malaria disebabkan lalat.

Seekor betina lalat mampu bertelur dalam sekali etasan 100-400 butir telur dan telurnya bisa pecah dan langsung aktif seperti lalat dewasa dalam sehari atau dua hari, namun demikian telurnya juga bisa bertahan hingga dua minggu dan tidak membusuk.

AS pada tahun 1945 di kota Haway setelah perang dunia kedua berakhir, pasukan AS diserang lalat berbahaya dan para serdadu AS tak mampu melawan keganasan lalat-lalat ini, walau mereka memiliki senjata tercanggih saat itu.

Dan di kota New Jeresy pada tahun 1995 juga pernah diserang lalat mematikan bernama lalat The Asian Tiger. Sebuah komunitas lalat yang berasal dari Asia yang hijrah menuju AS dan telah mengalami perubahan sel-sel tubuh karena perubahan iklim dan cuaca.

Namun begitu, lalat disamping bahaya mematikan yang dimunculkannya, ia juga memiliki beberapa keistimewaan luar biasa, diantaranya adalah ia memiliki pengelihatan tiga dimensi yang membuatnya sangat peka dengan setiap gerakan yang muncul disekitarnya itu karena di kedua matanya terdapat ribuan lensa sensor gerakan, ia memiliki semua alat yang dimiliki hewan lain baik hewan besar atau kecil, walau dengan tubuh yang sangat kecil. Sayapnya mampu mengipas hingga 600 kali kipasan hanya dalam satu detik, mimiliki dua tanduk yang berfungsi sangat baik sebagai alat deteksi benda asing disekitarnya.

Lalat dari jenis betina yang disebut dalam Al-Quran adalah jenis lalat yang mampu melakukan penularan penyakit serta keistimewaan tersebut diatas sedangkan yang jantannya tak mampu melakukan seperti yang dilakukan betina, karenanya Al-Qur`an menyebutnya dengan betina (Mua`annats) itu karena keistimewaan betina dari jantannya, inilah keilmiahaan Al-Qur`an yang telah menyebut lalat lengkap dengan jenisnya dengan begitu detail yang hanya mampu diungkap manusia pada abad ke-20 ini.

Benarlah Allah SWT dalam Al-Qur`an yang memberi perumpamaan dengan seekor lalat, makhluk yang sangat kecil dan terkadang dianggap hina dan tak bermanfaat oleh manusia namun jika manusia mengamatinya dengan baik sesungguhnya ia adalah makhluk yang sangat-sangat super canggih dan juga kerusakan yang ditimbulkannya terbukti sangat berbahaya sekaligus mematikan. (Sumber: Buku The Great Quran, Maghfirah Pustaka)