Ironis! Pariwisata Syariah Indonesia Tertinggal dari Jepang

Makanan halal di Jepang.

Berita mengejutkan datang dari Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI), Ir Lukmanul Hakim, MSi. Menurutnya, pariwisata syariah Indonesia sudah mulai tertinggal dari Jepang yang notabene bukan negara Muslim.

“Saat saya berkunjung ke Jepang, luar biasa perkembangan pariwisata syariah di sana. Jepang ini sudah siap dengan pariwisata halalnya,” kata Lukmanul Hakim dalam Halal bi Halal LPPOM MUI dengan pemimpin-pemimpin perusahaan di Global Halal Centre, Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/8/2014) siang.

Lukmanul Hakim menambahkan, pemerintah Jepang menyadari betul akan tingginya potensi pariwisata syariah. Sehingga dengan berbagai cara mereka menyiapkan perangkat-perangkat pariwisata syariah, seperti restoran halal, hotel syariah, dan lain-lain.

Kondisi ini tentu saja memprihatinkan. Apalagi kita juga sudah tertinggal dari Malaysia dan Singapura. Untuk itu Lukman hakim bertekad mengejar ketertinggalan yang terjadi.

“Insya Allah kami dari LPPOM dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan berlari cepat mengejar ketertinggalan,” tegas Lukmanul Hakim. (Kur/hid)