Serang Rumah Penduduk, Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata

Ilustrasi: Tentara Israel menyerang warga Palestina. [foto: dailymail.co.uk]

Pemerintah Palestina menuduh Israel melanggar gencatan senjata, setelah militer Zionis menembaki sejumlah rumah di sebelah timur Khan Younis, Gaza. Penembakan itu terjadi pada Jumat kemarin.

Ototitas Palestina di wilayah pesisir Gaza tidak mengetahui alasan pasukan Israel menembaki rumah-rumah warga di dekat wilayah Khan Younis itu. Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu basis massa Hamas.

Tindakan Israel itu mencederai kesepakatan gencatan senjata terbaru selama lima hari yang dimulai sejak Kamis lalu. Gencatan senjata yang disepakati di Kairo merupakan perpanjangan gencatan senjata, setelah perang selama sebulan antara Hamas dan Israel.

Dalam perang tersebut, sebanyak 1.945 warga Palestina di Gaza tewas, yang sebagian besar warga sipil. Sedangkan dari pihak Israel 64 tentara tewas, ditambah tiga warga sipil.

Tidak ada korban yang dilaporkan dalam aksi penembakan pasukan Israel kemarin. Sementara itu, pihak Israel membantahnya. ”Kami tidak memiliki informasi tentang insiden semacam itu,” bunyi pernyataan militer Israel, seperti dikutip Reuters, Sabtu (16/8/2014).

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam pertemuan kabinet membuka perdebatan soal gencatan senjata dengan Hamas. Terlebih, muncul protes dari 10 ribu warga Israel di Tel Aviv yang mendukung invasi Israel di Gaza. Massa menganggap invasi itu memberikan jaminan rasa aman mereka dari tembakan roket para militan Gaza. (sindo)