Pakar Hukum: Ada Upaya Sistematis KPU Rugikan Prabowo-Hatta

Tindakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang membuka kotak suara terus mendapat kecaman. Kali ini datang dari
Pakar hukum Siraj El Munir Bustami. Ia mengatakan kotak suara seharusnya memang tidak boleh dibuka karena di dalamnya terdapat suara rakyat sehingga harus ada prosedur untuk membukanya.

Menurut Siraj, tindakan tersebut seakan membenarkan tudingan Prabowo-Hatta bahwa ada kecurangan sistematis dan terstruktur.

Hal ini dapat dilihat dengan adanya surat edaran untuk membuka kotak suara. Padahal, kotak baru dapat dibuka apabila ada persetujuan dari MK.

“Karena kalau dibuka apalagi dibuka setelah ada gugatan dari pihak pemohon, tak tertutup kemungkinan ada perubahan-perubahan,” kata Siraj.

“Sudah sewajarnya kalau pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta mengajukan persoalan ini ke Mahkamah Konstitusi karena memang diduga terjadi pelanggaran hukum,” kata Siraj yang juga berptofesi sebagai advokat.

Siraj mengatakan, langkah yang ditempuh Prabowo dan Hatta untuk menarik diri sudah benar karena dari sisi hukum berarti penyelenggaraan Pilpres dianggap telah terjadi pelanggaran.

“Saya melihat upaya yang ditempuh Prabowo-Hatta sudah sesuai dengan tahapan Pemilu serta dilindungi Undang-Undang,” kata Siraj. (Kur/ant)